About Me

My Photo
prita
Loves to read, now try to write.....
View my complete profile

Followers

Sunday, December 6, 2009

Underwriter

Awalnya sih, ini hanya pertanyaan yang sering terlontar oleh teman-teman kalo lagi ketemuan atau reunian, pastilah semua saling nanya kabar masing-masing dan setelah itu nanya tentang keluarga sampai kegiatan saat ini. Kalo teman-teman yang lain jawabnya kerja di bank, jadi lawyer, bagian legal, hakim, jaksa ataupun pegawai negri lainnya, nah giliran gue yg ditanya pasti akan ada pertanyaan selanjutnya. Gue kerja di Reasuransi, pertanyaan selanjutnya pasti apaan tuh Reasuransi, ato kadang ada yang sotoy malah jawab “….ooh..asuransi….” . Kalo lagi males nerangin gue iyain aja, kalo lagi pengen ngoceh gue pasti bilang “bukan asuransi tapi Re-asuransi”, pertanyaan selanjutnya yang bakal terlontar adalah”apaan tuh Reasuransi?”
Naaah mulei deh gue bakal cerita, secara sederhana tentunya, Reasuransi itu asuransinya dari perusahaan asuransi, jadi back-up dari suatu perusahaan asuransi karena perusahaan asuransi kan harus menyebarkan risikonya, jawaban yang tentunya ga bakal dapet nilai kalo ujian AAMAI. Biasanya sih, entah karena takut dianggap o’on atau emang males denger cerita gue mereka bakal manggut-manggut aja. Terus biasanya nanya lagi deh, loe dibagian apa? Dulu sih gue di bagian klaim, jadi jawabnya lebih gampang karena kalo kata-kata klaim pasti lebih familiar oleh mereka dan biasanya ga akan ada pertanyaan lanjutan di sini.
Masalahnya baru-baru ini gue pindah bagian, biasalah namanya juga prajurit jadi kudu ngikutin tour of duty, gue pindah ke Divisi Underwriting jadi Underwriter. Naaaah kemaren sempet ketemuan ama temen-temen, prolognya sama ama diatas, pas tiba giliran gue, mereka ini udah pada tahu gue kerja di Reasuransi, jadi ga nanya-nanya lagi, tapi pas gue bilang jadi Underwriter, serentak nanya dong, “apaan lagi tu?” kebetulan mulut gue lagi kegatelan pengen ngoceh sekaligus menikmati pandangan rasa ingin tahu mereka terhadap kerjaan gue, muleilah gue cerita, secara sederhana tentunya, karena cuma itu yang gue bisa.
Underwriter itu adalah orang yang menilai suatu risiko berdasarkan informasi-informasi yang ada dan berbagai factor apakah risiko itu dapat diterima atau tidak, Underwriter juga dapat memutuskan suatu risiko tertentu dapat diterima dengan memberikan persyaratan dan kondisi. Karena gue di divisi reasuransi umum maka risiko-risiko yang diterima adalah personal (motor, rumah tinggal dsb), komersial (proteksi terhadap kepentingan bisnis dan perusahaan terhadap kerusakan/terganggunya operasional perusahaan), marine (kargo maupun rangka kapal), aviation dsb. Underwriter biasanya ahli dalam satu bidang tertentu, contohnya marine underwriter, property underwriter. Tujuannya adalah untuk meminimalisasi kemungkinan kerugian/klaim yang terjadi dan juga menghasilkan profit bagi perusahaan.Tugas hariannya sih berbeda untuk tiap macam bisnis yang diterima, tapi biasanya paling umum adalah:Mempelajari berbagai macam proposal reasuransi yang ditawarkan.Menilai dan berdiskusi mengenai latar belakang informasi yang diterima dari berbagai macam risiko.Memperhitungkan risiko yang kemungkinan akan terjadi dan juga memperhitungkan harga/premi yang akan dikenakan.Menegosiasikan rate, komisi, syarat dan ketentuan dengan perusahaan asuransi.Memastikan bahwa premi yang dikenakan sangat kompetitif.
Karena gue bagian Property Underwriter Facultatif, maka bisnis yang ditawarkan adalah per risiko, jadi contohnya gini, perusahaan asuransi A menawarkan penutupan asuransi untuk pabrik PT. Indofood, umumnya sekarang mereka menawarkan bisnis ini melalui email beserta syarat dan kondisi yang ada serta survey reportnya. Tugas gue adalah menilai apakah risiko atas nama PT. Indofood ini dapat diterima ato tidak, dan seandainya diterima berapa rate yang akan dikenakan dan syarat dan kondisi apa yang akan ditetapkan. Keputusan untuk menerima suatu risiko biasanya berdasarkan hasil survey report yang ada dan pengalaman klaim yang pernah terjadi, selain kebijakan underwriting yang telah ditetapkan oleh manajemen perusahaan.
Sampai disini biasanya gue harus berhenti, karena takutnya semakin gue ngoceh, semakin bĂȘte temen-temen gue jadinya, itu aja mereka udah menganggap pekerjaan gue sophisticated (apa coba maksudnya) apa cara ngomong gue aja yang terlalu berlebihan sehingga mereka menganggapnya begitu hehehehe.
Padahal siiih, kerjaan gue sebenernya cuma kirim-kiriman email, penawaran diterima, penawaran ditolak. Survey report dibaca ama diliat-liat fotonya, emangnya dari situ bisa menilai bagus gak nya manajemen risiko perusahaan tertentu?, gimana kalo yang di foto bagian yang rapi-rapinya doang? Itu juga kalo ada survey risikonya, kalo ga ada ya minta ke cedingnya (perusahaan asuransi) kalo masih ga ada juga yaaaa sudah, biasanya sih mending abstain aja. Untuk itu diperlukan survey risiko on site, which is ga pernah gue lakukan. Jadi selama ini maen feeling aja, ditambah pengalaman pernah dibagian klaim jadi tau perusahaan mana yang sering klaim, penyebab klaimnya dan kerugiannya gede ato enggak. Gampang kaaan?
Emang sih jarang banget ada yang niat pengen jadi Underwriter. Tanya aja ama anak-anak TK, cita-cita mereka rata-rata pengen jadi pilot ato dokter. Termasuk gue, jadi underwriter juga ga sengaja, padahal cita-cita awal cuma pengen jadi penganten. Tapi harapan gue suatu hari profesi ini akan semakin dikenal, jadi ga perlu mengalami nasib yang sama ama gue kalo ketemu ama temen-temennya.

4 comments:

Anonymous said...

Hebat yah tulisan ini, hhmm....pasti penulisnya pinter dan cakep nih.....

anto' said...

uhuuuuy..
tulisan pertama...
kalo kata pak tino sidin, bagoooss..
xixixi..

ga sendirian koq jeung.. gw juga suka dapet pertanyaan seperti itu..
kadang suka males juga ngejelasin dari awal..
hehehe...

prita said...

yippiieee...baru nulis aja udah punya fans niih.....

mulki said...

gaya penulisan nya lancar , tanpa beban, seperti air mengalir dan menguasai thema. gaya penulisan yang gue suka , mirip seseorang yang gue kenal

Ada sedikit ironi , heheh reality ...; "Jadi selama ini maen feeling aja, ditambah pengalaman pernah dibagian klaim jadi tau perusahaan mana yang sering klaim, penyebab klaimnya dan kerugiannya gede ato enggak. Gampang kaaan?"

Mantep